Tips Mengembangkan Karir di Dunia Kerja, Masa Depan Pekerjaan Semakin Sukses

Tahun sudah berganti. Memasuki tahun 2020, tentunya kamu sudah harus punya resolusi baru agar bisa mengembangkan diri kamu. Salah satu resolusi yang perlu kamu buat yakni dalam hal karir. Banyaknya orang yang mau pekerjaan masa depannya semakin sukses, semakin banyak yang penasaran untuk mencari tips mengembangkan karir di dunia kerja.

Mengembangkan karir mungkin buat sebagian orang masih susah dilakukan, apalagi mereka masih belum tahu bagaimana merumuskannya dengan baik seperti apa. Tidak heran kesulitan itu menjadi batu sandungan yang harus mereka hadapi di setiap tahunnya.

Tips Mengembangkan Karir Di Dunia Kerja

Kamu yang mau masa depan pekerjaannya nantinya semakin sukses, simak dulu beberapa tips pengembangan karir yang tepat buat dunia kerja kamu.

Tips Mengembangkan Karir di Dunia Kerja

Kerjakan dengan Terorganisir

Mengerjakan sesuatu dengan terorganisir adalah langkah awal yang perlu kamu lakukan. Pastinya kamu akan merasa kesulitan kalau kamu memang tidak terbiasa melakukannya. Tapi, mau tidak mau kamu harus siap melakukannya agar karir kamu bisa semakin sukses ke depannya.

Kalau kamu masih merasa susah mengorganisir sesuatu, coba kamu memanfaatkan kalender atau catatan buat mengingatkanmu. Tidak ada salahnya kamu membuat catatan di kalender agar kamu bisa ingat apa yang harus kamu kerjakan di waktu-waktu tertentu.

Tingkatkan Komunikasi

Tips mengembangkan karir di dunia kerja juga tidak terlepas dari memiliki komunikasi yang baik. Setiap manusia tentu harus punya komunikasi yang baik agar lawan bicara mengerti apa yang dibutuhkan. Begitu juga dalam dunia kerja. Tidak adanya komunikasi akan membuat teman kerja atau klien merasa kamu kurang profesional dalam bekerja.

Tidak ada salahnya kamu mengikuti kursus kalau kamu memang belum mengerti bahasa asing sebagai alternatif cara berkomunikasi dengan teman kerja atau pun klien asing. Kamu yang tidak punya waktu yang cukup buat mengikuti kelas bahasa asing, masih ada buku-buku referensi yang bisa kamu pakai buat belajar.

Bangun Jaringan Lebih Luas

Salah satu hal yang masih sering dianggap remeh yaitu membangun jaringan atau memperluas pertemanan dalam dunia kerja. Sebagian orang berpikir kalau bekerja dengan teman atau lingkungan kerja yang itu-itu saja sudah cukup buat karir mereka. Padahal belum tentu, karena memperluas pertemanan sangat penting buat masa depan pekerjaan kamu.

Relasi adalah hal yang sangat penting buat di dunia profesional. Kalau kamu mau cepat naik karir sekaligus gaji, kamu harus bisa membangun jaringan relasi seluas-luasnya. Tentu saja punya teman yang luas juga sangat dibutuhkan kalau kamu bekerja di bidang tertentu yang memang harus sering bertemu orang-orang baru, seperti sales dan sebagainya.

Pindah Kerja

Kalau di tahun sebelumnya kamu sudah berpikir dengan matang, di tahun ini kamu bisa resign dan pindah kerja. Keputusan pindah kerja terkadang memang harus dilakukan demi kemajuan diri dalam dunia kerja. Tapi, sebelum kamu memutuskan buat mengundurkan diri dari pekerjaanmu, pastikan kamu sudah bertanya pada diri kamu, seperti apa kamu sudah bahagia dengan pekerjaanmu sekarang, apa yang mau kamu cari dalam karirmu, dan sebagainya.

Kamu yang sudah berhasil menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, mungkin sudah waktunya kamu pindah kerja. Dirimu yang dirasa sudah tidak nyaman dengan pekerjaan di perusahaan itu, lebih baik jangan dipaksakan karena akan menjadi halanganmu buat maju di dunia kerja. Tapi, kamu yang mau pindah, jangan lupa sudah harus menemukan tempat baru lebih dulu agar kamu tidak lama menganggur.

Segala sesuatu yang kamu lakukan buat perusahaan, tentu akan menjadi kontribusi buat perusahaanmu. Maka itu, jangan malu buat mengembangkan diri kamu di dunia kerja agar masa depan kamu sudah semakin baik nanti. Dengan tips mengembangkan karir di dunia kerja di atas, pastinya sudah bisa membantu kamu buat semakin maju di masa depan.

Cara Memperoleh Pekerjaan yang Disukai agar Tidak Cepat Bosan Bekerja

Mencari pekerjaan bukan hal yang gampang dilakukan. Ada banyak hal yang harus dipersiapkan agar bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan dan minat. Sebenarnya ada banyak cara memperoleh pekerjaan yang disukai, termasuk kita tidak gampang menyerah dan terus mencarinya.

Memang mendapat kerja dari apa yang kita suka menjadi langkah awal yang baik agar kita juga tidak cepat bosan selama bekerja. Selain itu, dari pekerjaan yang kita minati itu, tentu akan semakin cepat kita berkembang dalam dunia profesional. Berbeda halnya kalau kamu bekerja dengan apa yang kamu tidak suka. Pastinya kamu akan cepat bosan dan mau cepat-cepat keluar dari pekerjaan itu.

Cara Memperoleh Pekerjaan Yang Disukai

Kamu yang mau sukses dari pekerjaan yang tepat, simak terus caranya agar bisa menemukan pekerjaan yang sesuai dengan minat kamu di bawah ini.

Tanyakan Dulu pada Diri Kamu Sendiri

Sebelum kamu mencari pekerjaan, coba kamu tanyakan dulu pada diri kamu sendiri. Apakah kamu akan merasa puas dan tenang kalau kamu mendapat pekerjaan yang sedang kamu cari? Apakah posisi pekerjaan itu benar-benar sesuai dengan minat kamu atau tidak? Jangan sampai pertanyaan-pertanyaan seperti itu lolos dari pemikiranmu karena sangat penting kamu pikirkan.

Agar semakin gampang, kamu bisa menghubungkan apa yang kamu suka dengan pekerjaan yang akan kamu cari. Misalkan kamu suka menulis, kamu bisa mencari pekerjaan di perusahaan media atau membuat buku sendiri. Menanyakan pada diri sendiri adalah cara yang paling gampang dilakukan agar kamu mendapat pekerjaan yang sesuai dengan minat kamu.

Minta Bantuan

Kalau kamu sudah menanyakan pada diri kamu dan menemukan jawabannya, tidak ada salahnya kamu minta bantuan ke teman atau keluarga kamu buat mencari pekerjaan yang sudah direncanakan sebelumnya. Memang dalam mencari pekerjaan yang tepat, jaringan relasi sangat penting kamu gunakan. Relasi akan mempermudah kamu dalam menemukan pekerjaan yang sesuai dengan minat kamu nanti.

Jangan sungkan minta bantuan teman atau keluarga. Semakin banyak kamu punya relasi, tentu akan semakin gampang kamu juga kamu akan mendapat informasi mengenai lowongan pekerjaan yang sesuai. Perlu kamu ingat lagi adalah jangan meminta bantuan hanya pada 2 atau 3 orang saja. Usahakan tanyakan pada semua teman-teman mau pun keluargamu agar kamu bisa cepat mendapat kerja sesuai minat kamu.

Buat Daftar Apa yang Tidak Kamu Suka

Cara memperoleh pekerjaan yang disukai selanjutnya adalah membuat daftar apa yang tidak disukai. Cara ini terbilang efektif buat menghindari pekerjaan yang mungkin kamu benar-benar tidak suka. Tidak ada salahnya kamu buat catatan kecil tentang apa yang kamu tidak suka, mulai dari kegiatan apa yang kamu tidak suka, lingkungan kerja seperti apa yang membuat kamu tidak nyaman bekerja, dan sebagainya.

Jangan lupa juga, buat daftar kemampuan dan skill apa saja yang kamu punya agar mengimbangi dari daftar yang kamu tidak suka. Dari daftar itu, cocokkan dengan lowongan pekerjaan yang ada. Kamu akan semakin gampang menyaring pekerjaannya nanti dan bisa lebih tahu mana saja yang sesuai dengan kemampuanmu.

Minta Saran

Selain kamu minta bantuan dan membuat daftar apa yang kamu tidak suka, kamu bisa meminta orang lain saran. Cara ini memang sederhana, tapi akan sangat membantu kamu kalau kamu masih bingung dengan apa yang lakukan buat mencari pekerjaan yang benar-benar kamu sukai.

Mintalah saran pada orang yang bijak, entah teman atau keluarga terdekat kamu. Dari saran-saran bijak mereka, tentu akan mempermudah kamu merencanakan pekerjaan yang pas dengan minat kamu.

Mendapatkan pekerjaan yang tepat dan sesuai dengan minat tentu menjadi dambaan setiap orang. Kalau kamu belum menemukannya, berusahalah terus dan buat rencana untuk memajukan masa depan karir kamu. Yang penting, kamu bisa tahu apa yang kamu suka. Jadinya kamu akan semakin paham jenis pekerjaan apa yang pas sesuai keinginan kamu.

Tips Menulis CV yang Baik untuk Mendaftar Kerja, Jangan Asal Buat

Setiap kali mau melamar kerja, CV atau Curriculum Vitae merupakan salah satu dokumen yang wajib diberikan. Di dalamnya berisikan informasi diri dari pelamar kerja, seperti data pribadi, riwayat pendidikan, pengalaman kerja, pengalaman berorganisasi, dan masih banyak lainnya. Tapi, jangan asal buat saja, kamu harus tahu tips menulis CV yang baik untuk mendaftar kerja agar bisa dilirik oleh perusahaan yang kamu inginkan.

Sebenarnya penulisan CV sendiri tidaklah susah. Tapi, masih banyak pelamar kerja yang hanya copy paste dari punya orang lain, sehingga akan dianggap monoton dan HRD akan jadi kurang suka dengan riwayat diri kamu itu. Kalau dari CV-nya saja sudah tidak menarik HRD, akan semakin kecil juga kamu bisa berkesempatan bekerja di perusahaan yang kamu idamkan.

Tips Menulis CV Yang Baik

Maka itu, agar kamu tidak asal-asalan membuat CV, simak beberapa tips ampuh membuat CV yang benar dan baik di bawah ini.

Tips Menulis CV yang Baik

Hindari Format CV yang Terlalu Berlebihan

Tips pertama menulis CV yang baik untuk mendaftar kerja yaitu tidak memakai format yang terlalu berlebihan. Kebanyakan anak-anak muda sekarang yang menganggap kalau memakai format CV yang kekinian menjadi hal menarik baut HRD-nya. Tapi, kalau formatnya terlalu berlebihan, nanti hanya akan dianggap terlalu berlebihan dan menjadi CV yang kurang baik buat dibaca.

Format yang baik menurut HRD biasanya adalah CV yang tidak berlebihan dan terkesan langsung ke tujuan CV-nya. Tidak usah kamu tambahkan gambar yang tidak penting atau memakai desain yang berlebihan, seperti warna yang terlalu terang dan sebagainya.

Memasukkan Riwayat Pendidikan Terkini Saja

Salah satu hal yang wajib kamu masukkan ke dalam CV yaitu riwayat pendidikan. Pendidikan pada umumnya mulai dari TK sampai perguruan tinggi. Kebanyakan orang tentu akan memasukkan riwayatnya dari TK sampai perguruan tinggi agar semakin memperjelas HRD-nya.

Tapi, lebih baiknya kalau kamu mencantumkan riwayat pendidikan tidak mulai dari TK, melainkan dari pendidikan SMA dan perguruan tinggi saja. Pastinya jangan lupa kamu berikan informasi kapan kamu masuk, tahun kelulusanmu, serta nilai kelulusanmu terakhir. Kamu yang memasukkan semua pendidikan ke dalam CV, HRD akan menilai kalau kamu orang yang terlalu bertele-tele.

Buat yang Simple dan Secukupnya Saja

Maksudnya membuat CV secukupnya saja dan simple tidak benar-benar simple atau pun sangat penting seadanya. Tidak usah berlebihan memasukkan informasi yang tidak dibutuhkan buat pekerjaan yang mau kamu lamar. Memang memberikan informasi lebih ke HRD-nya, tapi itu yang akan membuat CV kamu tidak akan dibaca secara lengkap oleh HRD.

Misalkan kalau kamu mau mencantumkan pengalaman organisasimu, kamu bisa memasukkan beberapa organisasi yang sudah kamu ikuti selama 2 atau 3 tahun terakhir. Lebih bagus lagi kalau kamu mencantumkan organisasi yang sedang kamu ikuti sekarang. Kalau kamu memperbanyak daftarnya, kamu bisa dinilai terlalu berlebihan dan pamer.

Pakai Jenis Tulisan yang Gampang Dibaca

Tips menulis CV yang baik untuk mendaftar kerja berikutnya adalah memakai jenis tulisan yang gampang dibaca oleh HRD. Sebenarnya tips ini gampang saja dilakukan tapi masih banyak orang yang menganggapnya sepele. Tidak ada salahnya kamu membuat CV yang formal tapi enak dibaca yaitu memakai jenis tulisan yang standar, seperti Arial dan Times New Roman.

Hindari menggunakan jenis tulisan yang terlalu berlebihan dan dibuat-buat. Selain itu, pemakaian garis bawah, tulisan tebal, atau tulisan miring hanya dipakai buat bagian yang penting saja.

Dari keempat tips membuat CV di atas itu, jangan sampai kamu lewatkan. Jangan buat CV asal-asalan karena pasti tidak akan dibaca oleh HRD perusahaan. Kalau kamu buatnya dengan menarik tapi tetap dibaca tentu HRD akan tertarik buat merekrutmu.

Lebih Bekerja di Perusahaan atau Membuka Usaha Sendiri? Pahami Kelebihan dan Kekurangannya

Orang yang sudah menyelesaikan pendidikan terakhirnya, terkadang bingung dengan langkah apa yang harus mereka ambil selanjutnya. Lebih bekerja di perusahaan atau membuka usaha sendiri? Pertanyaan itu sering banget muncul di benak mereka yang masih bingung antara karir atau berbisnis sendiri.

Sebenarnya, entah mau bekerja di perusahaan atau punya bisnis sendiri punya kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Kalau kamu menjalankannya dengan serius, pastinya keduanya akan memberikan kamu keuntungan yang besar. Tapi kalau kamu hanya setengah-setengah menjalakannya, sudah pasti hasilnya hanya seadanya saja dan tidak akan memuaskan.

Lebih Bekerja Di Perusahaan Atau Membuka Usaha Sendiri

Kamu yang mungkin masih bingung memilih antara mau bekerja di perusahaan atau punya usaha sendiri, simak dulu gambaran kelebihan dan kekurangannya masing-masing di bawah ini.

Kelebihan dan Kekurangan Bekerja di Perusahaan

Tidak jarang orang berpikir kalau bekerja di perusahaan akan susah sukses di masa depannya. Tapi, kalau buat masa-masa sekarang, pikiran itu seperti sudah tidak berlaku lagi, karena semakin terbuka lebar kesuksesan karir di masa depan.

Kelebihan

Sebagai seorang karyawan perusahaan, kamu tidak usah lagi pusing-pusing dengan pendapatan kamu. Setiap bulan kamu pasti akan menerima gaji, belum lagi kalau ada bonus dan tunjangan yang lain. Dengan pendapatan bulanan itu, perencanaan finansial kamu akan semakin lebih gampang dan terhitung dengan sangat jelas.

Kamu jadi lebih gampang juga membagi gaji kamu buat beberapa kebutuhan, seperti membayar cicilan, biaya sehari-hari, atau pengeluaran lainnya.

Kekurangan

Kalau menjadi karyawan perusahaan, mau tidak mau kamu harus mengikuti aturan yang berlaku dan menaati semua perintah atasan. Mungkin beberapa di antaranya ada aturan yang membuat kamu harus melepas keperluan penting lainnya. Kalau dilanggar beberapa kali, tentu akan mempengaruhi nilai kinerja kamu dan lebih buruknya kamu bisa diberhentikan.

Kelebihan dan Kekurangan Punya Usaha Sendiri

Orang yang tidak mau bekerja di perusahaan, tentu akan memilih membuka usaha sendiri. Mereka menilai kalau punya bisnis sendiri akan lebih sukses dibandingkan bekerja di perusahaan. Sebenarnya anggapan itu tidak sepenuhnya benar, karena seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya kalau keberhasilan ditentukan dari bagaimana kamu menjalankannya.

Kelebihan

Kamu yang buka bisnis sendiri berarti kamu sudah siap menentukan masa depan usahamu sendiri. Tidak ada aturan yang harus kamu taati setiap harinya, bahkan tidak ada atasan yang harus kamu dengarkan. Selain itu, urusan jam kerja tidak menjadi masalah karena kamu yang menentukannya sendiri.

Dari kelebihan jam waktunya, tentu menjadi kelebihan fleksibel dengan lebih gampang membagi waktu untuk menjalankan usaha dan melakukan kegiatan di luar bisnis lainnya. Kamu yang mengerjakannya dengan maksimal dan tekun tentu akan memberikan hasil yang sangat menguntungkan dan tidak terbatas.

Kekurangan

Meski sudah ada kelebihan dengan keuntungan yang tidak kalah banyaknya dari bekerja karir, tetap saja membuka bisnis sendiri bukan hal yang gampang dilakukan. Di awal kamu mau membuka bisnis saja, kamu pasti sudah mengalami beberapa masalah, seperti modal yang tersedia, sumber daya yang harus kamu cari, serta mencari tempat usaha yang pas.

Tidak hanya di awal saja, saat bisnisnya sudah berjalan saja kamu masih harus mengalami masa-masa yang susah dan tanggung jawab yang pasti harus dipikul. Kamu yang asal-asalan menjalankannya, tentu akan membuat bisnis tidak akan berjalan dengan lancar dan berujung bangkrut.

Lebih bekerja di perusahaan atau membuka usaha sendiri? Sebenarnya apa pun pilihanmu, hasilnya akan memuaskan kalau kamu benar-benar serius menjalankannya. Tapi pilihannya bisa kamu sesuaikan dengan minat kamu. Kalau kamu suka berbisnis, kamu bisa saja membuka usaha sendiri. Beda lagi kalau kamu memang mau punya karir yang bagus, bekerja di perusahaan adalah pilihan yang tepat.